Kaget, itulah perasaanku saat liat statistik blogku. Ibarat mall lagi cuci gudang, jadi pengunjung blogku naik drastis nggak seperti biasa. Saat kulihat ternyata postinganku yang berjudul “Ibu” paling banyak dikunjungi, ada apa gerangan? Aku berpikir sejenak… Ternyata eh ternyata hari ini adalah hari ibu. Begitukah caranya menunjukkan sayang pada ibu? Menunggu tanggal perayaan yang ada cuma satu dalam setahun, lalu 364 hari lainnya untuk apa? Untuk menyakitinya, membantah perintahnya, atau malah membangkang padanya?
Kita menunggu satu hari dalam setahun hanya untuk menunjukkan kasih sayang padanya, bagiku itu tak ada gunanya. Banyak hari untuk menunjukkan kasih sayang padanya tanpa harus menunggu hari ibu, itulah sebabnya aku tidak pernah ingat hari ibu. Karena setiap hari bagiku adalah hari ibu, setiap menit aku selalu mengingatnya, bahkan setiap detik aku berdo’a untuknya.
Sobat, untuk menunjukkan sayang padanya kita tidak perlu menunggu hari ibu, buatlah dia tersenyum saat kau bersamanya. Cobalah lakukan hal berikut dan renungkan.
“Tataplah wajahnya saat dia tidur, lihatnya bagaimana dia tidur, tatap dengan wajahnya perasaan, dia tampak kelelahan, raut wajahnya menampakkan kerutan-kerutan. Dia kelelahan hanya untuk menghidupi kamu, tapi apa yang kamu berikan, kamu hanya bisa menyakiti hatinya menyinggung perasaannya. Sobat berikanlah ibumu yang terbaik, jangan kau sering menyakitinya, buatlah dia tersenyum selagi kau bersamanya karna jika kau tak lagi bersamanya kau akan menyesal.

Sejak kecil aku ingin membuatnya tersenyum, tapi bisa apa aku. Aku hanyalah anak kecil yang bisanya hanya merepotnya. Saat aku masih di bangku sekolah aku ingin sekali membelikan sesuatu untuknya, tapi aku tidak punya uang untuk membelikannya sesuatu, jarang-jarang aku dapat uang jajan bagaimana aku bisa nabung. Jadi semua anganku hanya bisa kusimpan sampai aku bisa cari uang sendiri. Aku ingin sekali gaji pertamaku kuberikan semuanya padanya “mah, ini gaji pertamaku… Masak yang enak yah” itulah yang ingin kukatakan padanya, Tapi semuanya hanyalah angan belaka, semua itu tidak pernah terwujud. Oleh sebab itu bagiku tidak ada hari ibu karna bagiku semua hari adalah hari ibu, setiap aku mengingatnya, menyanyanginya, mendo’akannya.

Ibu slalu dihatiku untuk selamanya. I love u mam. Ma’af aku belum bisa membuatmu bangga.

Iklan